Keberadaan Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi Pengaruh Financial Distress Terhadap Earnings Management

Hapsoro, Dody and Hartomo, Adrianus Billy (2016) Keberadaan Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi Pengaruh Financial Distress Terhadap Earnings Management. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 19 (1). pp. 91-116. ISSN p-ISSN: 1979-6471 | e-ISSN: 2528-0147

[img] Text
Keberadaan Corporate Governance-Dody-Billy.pdf - Published Version

Download (539kB)
[img] Text
Turnitin Result.pdf

Download (8MB)
[img] Text
Peer Review.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://ejournal.uksw.edu/jeb/article/view/507

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris pengaruh kesulitan keuangan terhadap manajemen laba dan pengaruh kesulitan keuangan terhadap manajemen laba yang dimoderasi oleh tata kelola perusahaan. Kesulitan keuangan terdiri dari DISTRESS1, DISTRESS2 dan DISTRESS3. Manajemen laba diukur dengan menggunakan akrual diskresioner yang mengaplikasikan Model Jones, dan tata kelola perusahaan terdiri dari tiga variabel (dewan direksi, komisaris independen, dan komite audit). Direksi diukur dengan menggunakan jumlah dewan direksi di dalam perusahaan termasuk chief executive officer (CEO). Komisaris independen diukur dengan menggunakan proporsi komisaris independen dimana total komisaris independen dibagi dengan total dewan komite komisaris, dan komite audit diukur dengan menggunakan jumlah anggota komite audit. Variabel kontrol dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan yang diukur dengan menggunakan logaritma total aset. Populasi dalam penelitian ini adalah 423 perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data penelitian dikumpulkan dari laporan tahunan perusahaan non-keuangan untuk periode 2014. Berdasarkan metode purposive sampling terdapat 62 sampel penelitian. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian pada Model 1 menunjukkan bahwa ukuran perusahaan memiliki hubungan yang signifikan dengan manajemen laba, sedangkan variabel DISTRESS1, variabel DISTRESS2, dan variabel DISTRESS3 tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan manajemen laba. Hasil penelitian pada Model 2 menunjukkan bahwa variabel DISTRESS3, komisaris independen, dan interaksi antara kesulitan keuangan dengan tata kelola perusahaan memiliki hubungan yang signifikan dengan manajemen laba, sedangkan variabel DISTRESS1, variabel DISTRESS2, dewan direksi, komite audit, dan ukuran perusahaan tidak memiliki hubungan signifikan dengan manajemen laba.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: kesulitan keuangan, manajemen laba, tata kelola perusahaan, ukuran perusahaan
Divisions: Dosen STIE YKPN > Artikel > Jurnal
Depositing User: Pustakawan STIE YKPN
Date Deposited: 17 Jun 2019 02:23
Last Modified: 03 Oct 2019 01:50
URI: http://repository.stieykpn.ac.id/id/eprint/30

Actions (login required)

View Item View Item