Pengaruh Life Cycle Perusahaan terhadap Discretionary Accrual Model Piecewise Linear (Penelitian Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI)

Rahmadani, Wahyu (2019) Pengaruh Life Cycle Perusahaan terhadap Discretionary Accrual Model Piecewise Linear (Penelitian Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI). Ringkasan Skripsi thesis, STIE YKPN.

[img] Text
RINGKASAN SKRIPSI Wahyu Rahmadani - 111528550.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai life cycle perusahaan terhadap discretionary accruals model piecewise linear. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel seratus tiga puluh satu perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015-2017. Life cycle merupakan suatu gambaran riwayat perusahaan sejak mulai berdiri sampai perusahaan tersebut berada pada titik akhir. Manajemen laba dapat dilakukan oleh manajemen pada saat perusahaan tersebut masih bertumbuh, bahkan dilakukan juga pada saat laba perusahaan jatuh mendekati poin nol. Manajemen laba akrual model piecewise linear lebih baik karena dapat mendeteksi asimetri informasi laporan keuangan perusahaan. Tindakan manajemen laba telah memunculkan dalam beberapa kasus skandal pelaporan akuntansi. Manajemen laba diproksikan dengan discretionary accrual. Nilai discretionary accrual perusahaan sendiri merupakan indikasi dari usaha manajer atau pembuat laporan keuangan untuk melakukan manajemen informasi akuntansi untuk kepentingan pribadi dan atau perusahaan. Perusahaan yang berdiri lebih lama akan lebih dipercaya oleh investor daripada perusahaan yang belum lama berdiri dengan asumsi potensi laba yang dihasilkan oleh perusahaan yang sudah lama lebih tinggi. Penelitian ini memperoleh bukti bahwa life cycle pada titik kritis tahap growth-mature dan tahap mature-stagnant memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap discretionary accrual, terdapat perbedaan discretionary accrual pada titik kritis tahap growth-mature dan tahap mature-stagnant, sedangkan umur perusahaan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap discretionary accrual. Hal ini terjadi karena pada saat laba perusahaan yang menurun, perusahaan melakukan manajemen laba yang menaikkan laba (income increasing) untuk tetap mempertahankan kepercayaan investor. Apabila laba perusahaan meningkat maka perusahaan melakuan manajemen laba yang menurunkan laba (income decreasing) untuk menghindari pembayaran pajak yang terlalu tinggi. Umur perusahaan menunjukkan seberapa lama perusahaan tersebut dapat bersaing dan survive untuk menjalankan bisnisnya.

Item Type: Thesis (Ringkasan Skripsi)
Additional Information: Skripsi dapat dibaca di Perpustakaan dengan call number RAH o 6585/2019
Uncontrolled Keywords: life cycle, growth-mature, mature-stagnant, earnings management, umur perusahaan, model piecewise linear discretionary accruals
Divisions: Program Sarjana > Ringkasan Skripsi Akuntansi
Depositing User: Pustakawan STIE YKPN
Date Deposited: 16 Oct 2019 07:16
Last Modified: 16 Oct 2019 07:16
URI: http://repository.stieykpn.ac.id/id/eprint/694

Actions (login required)

View Item View Item