Pengaruh Proporsi Kepemilikan Institusional Industri Manufaktur Indonesia terhadap Discretionary Accruals Model Jones Modifikasi Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Pemoderasi

Indraswono, Cahyo (2017) Pengaruh Proporsi Kepemilikan Institusional Industri Manufaktur Indonesia terhadap Discretionary Accruals Model Jones Modifikasi Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Pemoderasi. MODUS, 29 (2). pp. 126-139. ISSN p-ISSN: 0852-1875 | e-ISSN: 2549-3787

[img] Text
Pengaruh Proporsi Kepemilikan Institusional Industri Manufaktur Indonesia.pdf - Published Version

Download (265kB)
[img] Text
Turnitin Result Cahyo.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Peer review cahyo.pdf

Download (2MB)
Official URL: https://ojs.uajy.ac.id/index.php/modus/article/vie...

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh proporsi kepemilikan institusional dalam industri manufaktur Indonesia terhadap discretionary accrual model Jones modifikasi dengan ukuran perusahaan sebagai variabel pemoderasi dalam hubungan antara struktur kepemilikan institusional dalam industri manufaktur dan discretionary accrual model Jones modifikasi. Penelitian ini dilakukan dengan mengggunakan sampel seratus lima perusahaan manufaktur Indonesia yang terdaftar di Indonesia Stock Exchange (IDX) pada tahun 2012-2014. Salah satu indikator penilaian kinerja perusahaan adalah besarnya kompensasi yang diterima oleh manajer, hal ini menjadi motivasi tindakan manajemen laba. Tindakan manajemen laba dapat diminimalisasi dengan cara memonitor pihak manajemen dengan menggunakan proporsi kepemilikan oleh pihak luar di dalam perusahaan. Manajemen laba diukur menggunakan model Jones yang dimodifikasi dengan discretionary accruals sebagai proksi dari manajemen laba. Alat uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah multiple regression. Penelitian ini memperoleh bukti bahwa struktur kepemilikan institusional industri manufaktur Indonesia memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap discretionary accruals manajemen laba, sedangkan ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh struktur kepemilikan perusahaan terhadap discretionary accruals manajemen laba. Hal ini terjadi karena pasar modal IDX memiliki pasar modal dengan perusahaan yang memiliki nilai aset besar sehingga ukuran perusahaan tersebut tidak mampu memperkuat pengaruh struktur kepemilikan terhadap tindakan manajemen laba dengan nilai discretionary accruals model Jones.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: struktur kepemilikan industri manufaktur, ukuran perusahaan, discretionary accruals manajemen laba, model jones modifikasi
Subjects: AKUNTANSI > Sistem Informasi Akuntansi
Divisions: Dosen STIE YKPN > Artikel > Jurnal
Depositing User: Pustakawan STIE YKPN
Date Deposited: 28 Feb 2020 09:06
Last Modified: 06 Apr 2022 04:40
URI: http://repository.stieykpn.ac.id/id/eprint/759

Actions (login required)

View Item View Item